Sabtu, 08 Oktober 2016

Cara Mencegah Bau Kaki Akibat Sepatu

Kamu pengguna sepatu kets? Atau sepatu apapun yang tertutup? Yang kalo dipake seharian bikin bau Innalillah? Sampai2 berdiri pun baunya masih bisa kecium? Padahal baru kemaren sepatumu dicuci?
Nih saya kasih tips, sebenernya saya dapat info ini dari adek saya dan ketika saya praktekkan ternyata BERHASIL, uyyeah!! Maka dari itu saya merasa wajib untuk membagikannya_
Tipsnya adalah:
Kamu pakai deodoran gak? Yang lotion, semprot, atau tabur sekalian.. Maka jawabannya adalah ITU..
Selain kamu pakaikan deodoran di ketiak, pakaikan juga ke kakimu sebelum pakai sepatu..
Simpel
Mudah
Murah
Bet wai?
Karena bau kaki itu sama halnya dengan bau di ketiak, diakibatkan keringat yang bercampur bakteri.. That's the reason 
Selamat mencoba dan bebas dari bau kaki yang *yuck*

Tere Liye, Hujan

Novel hujan novel yang menceritakan tentang persahabatan, tentang cinta, tentang perpisahan, tentang melupakan dan tentang hujan. Ada beberapa catatan yang saya sukai dari novel ini, meskipun sebenarnya banyak sekali pelajaran yang bisa diambil darinya. Berikut quotes yang saya suka:

"Kita bisa mengenang banyak hal saat hujan turun, karena kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya." _hujan_

"Ciri-ciri orang yang sedang jatuh cinta adalah merasa bahagia dan sakit pada waktu bersamaan. Merasa yakin dan ragu dalam satu hela napas. Merasa senang sekaligus cemas menunggu esok." _cinta_

"Tidak ada kabar adalah kabar, yaitu kabar tidak ada kabar. Tidak ada kepastian juga kepastian, yaitu kepastian tidak ada kepastian. Hidup ini juga tentang menunggu. Menunggu kita untuk menyadari: kapan kita akan berhenti menunggu." _penantian_

"Bagian terbaik dari jatuh cinta adalah perasaan itu sendiri. Kamu pernah merasakan rasa sukanya, sesuatu yang sulit dilukiskan kuas sang pelukis, sulit disulam menjadi puisi oleh sang pujangga, tidak bisa dijelaskan oleh mesin paling canggih sekalipun. Bagian terbaik daru jatuh cinta bukan tentang memiliki. Jadi kenapa sakit hati setelahnya? Kecewa? Marah? Benci? Cemburu? Jangan-jangan karena kamu tidak pernah paham betapa indahnya jatuh cinta." _jatuh cinta_

"Banyak orang yang meminta agar kenangannya dihapuskan. Tetapi sesungguhnya, bukan melupakan yang menjadi masalahnya. Tetapi menerima. Barangsiapa yang bisa menerima, maka ia akan bisa melupakan. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan." _melupakan_

"Bukan seberapa lama umat manusia bisa bertahan hidup sebagai ukuran kebahagiaan, tapi seberapa besar kemampuan mereka memeluk erat-erat semua hal menyakitkan yang mereka alami."

Sekian.

Kamis, 01 September 2016

Receh untuk Indonesiaku


Saya menulis isi pikiran saya ini sekitar tiga tahun yang lalu, entah kenapa tulisan buruk ini ingin sekali saya publikasi. Melihat keprihatinan hutang negara dengan melihat kebiasaan orang Indonesia yang baik kepada para pengemis dijalanan, yang tidak pernah memperhitungkan receh yang ia keluarkan untuk mereka yang tidak bekerja, receh yang dengan ikhlasnya diambil dari dompetnya sisa kembalian belanja di super market, receh yang terkadang dianggap tidak berguna.
__________________________________________________________________

Seperti tubuh yang sudah terjangkit berbagai penyakait mulai dari yang ringan, sedang hingga yang berat. Begitulah permasalahan Indonesia saat ini. Sangat komplit mulai dari politik, sosial, hingga perekonomian tak pernah ada selesainya. Berbagai upaya untuk mengurangi suatu permasalahan, satu masalah selesai masalah yang lain bermunculan. Namun ada pula  yang ‘katanya’ sudah diupayakan untuk disembuhkan, tapi sampai sekarang tak ada tanda-tanda fisik yang sehat dan bahkan terlihat semakin pucat dan menular ke bagian-bagian tubuh yang lain seperti kanker ganas.
Penulis sedang tidak ingin melihat penyakit negeri ini secara kompleks dan menfokuskan pada satu hal yang berkaitan dengan masalah ekonomi. Hingga saat ini, Indonesia belum bisa melunasi hutangnya yang setiap tahun semakin bertambah dan akan terus bertambah jika tidak segera dilunasi. Memang sangat sulit dalam membuat APBN (Anggaran Pengeluaran dan Belanja Negara) dengan keuangan yang tipis karena pemasukan harus sama dengan pengeluaran, sedangkan kas negara kadang tidak cukup untuk anggaran satu tahun dan akhirnya jalan hutang ke luar negeri yang bisa diandalkan. Tahun 2013 hutang Indonesia hampir mencapai dua ribu triliun (Rp.2.000.000.000.000.000,-). Angka yang tidak sedikit karena ada dua belas angka nol yang terhitung disana. Jumlah penduduk keseluruhan Indonesia menurut data statistik tahun 2013 adalah 242.013.800 jiwa. Itu berarti hutang perkapita Indonesia adalah sekitar 8.263.992,- itupun terhitung dengan bayi yang baru lahir sampai yang sudah lanjut usia. Selain karena memang negara ini butuh lebih banyak uang untuk menutupi pengeluaran, juga kurs mata uang Indonesia terhadap dollar Amerika yang mencapai Rp.10.000 per $1. Penumpukan hutang memang sudah berjalan sejak presiden pertama, namun melonjak hingga mencapai 50 persen setelah masa kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono (2013).
Seperti halnya air, uang yang beredar tidaklah bertambah tetapi hanya berubah. Mengalir pada dataran yang rendah yang memang digali oleh orang yang benar-benar berusaha dan mendapatkan haknya, kering pada daratan rendah kantong orang-orang yang pemalas dan kadang juga pada datarannya orang yang telah berusaha menggali tanah tetapi air yang seharusnya ada pada tanahnya malah tersedot orang-oran yang tidak bertanggung jawab, hak mereka terampas. Tapi tidak sedikit adanya tampunga air yang ada diatas dataran rendah dengan tampungan benda lain. Itulah pekerjaan koruptor yang menampung air dengan ember pribadi, mengisi hingga penuh dari daratan yang bukan miliknya.
            Sedangkan kondisi hutang Indonesia ibarat lubang yang sudah terlalu dalam dan kering. Seandainya ember-ember yang ada di atas permukaan tanah itu dituang ke dalamnya, maka setidaknya lubang hutang itu akan terisi air meski tidak penuh namun pasti mendekati penuh. Bagaimanapun korupsi sangat sulit dibersihkan. Denda yang . Akan terlalu bosan jika dibahas setiap saat karena korupsi menjadi hal yang biasa ketika lingkungan sudah mulai penuh dengan kata korupsi, mulai dari yang paling kecil hingga yang paling besar. Ketua Dewan Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua mengatakan bahwa sangat sulit jika negara ini mau keluar dari lilitan hutang.
              Pendapatan perkapita Indonesia di akhir tahun 2013 diperkirakan akan mencapai  44.000.000 - 45.000.000, hal itu telah menjadi kabar baik untuk pertumbuhan indonesia namun pendapatan tiap individu tidaklah sama, masih banyak terlihat orang-orang miskin disekitar kita. Berbagai profesi mulai dari pejabat tinggi hingga pengamen jalanan yang bisa kita lihat setiap harinya. Jika setiap individu diwajibkan membayar Rp 1.000,- setiap minggu maka tidak akan ada yang terbebani bahkan pengemispun seandainya diminta hanya Rp.1.000,- tidak akan mengubahnya menjadi orang yang lebih menderita. Dan ketika semua rakyat Indonesia tak terkecuali presiden dan para jajaran mentri diwajibkan atau ditagih Rp.1.000,- seminggu sekali, akan terkumpul 1.000,- X 242.013.800 penduduk = 242.013.800.000,- pada minggu pertama. Dan dalam bulan pertama 242.013.800.000 X 4 = 968.055.200.000 atau 242.013.800.000 X 5 =  1.210.069.000.000,-  pada bulan pertama, dan 242.013.800.000,-  X 53 = 12.826.731.400.000,- dalam tahun pertama . Untuk mencapai 2.000.000.000.000.000, akan membutuhkan waktu lebih dari 155 tahun, waktu yang tidak sebentar.
            Tetapi jika setiap individu di tuntut Rp.1000,- (diluar pajak penghasilan dll.) perhari akan menjadi, 242.013.800 X 1.000,- = 242.013.800.000,- kemudian 242.013.800.000 X 7 = 1.694.096.600.000,- per minggu, dan 242.013.800.000 X 365 = 88.335.037.000.000,- untuk mencapai 2.000.000.000.000.000 harus menunggu hingga 22 tahun, belum lagi beban bunga yang terus bertambah. Meskipun terbilang lumayan lama, setidaknya hal itu mampu mengurangi beban tahunan APBN. Dan akan sangat mungkin ketika penduduk terus bertambah setiap tahunnya.

            Hal yang mendasar lagi untuk mengatasi hutang luar negeri adalah dengan peningkatan konsumsi dalam negeri. Indonesia mempunya sekitar ratusan anak SMK yang skillnya diarahkan pada permesinan, ribuan mahasiswa yang fokus belajar teknologi. Jika Indonesia benar-benar mencetak mereka, Indonesia tidak perlu terlalu banyak impor barang elektronik dari negeri orang. Penduduk yang cenderung konsumtif membuat Indonesia lebih dituntut lagi untuk bisa meningkatkan industri dalam negeri. Sehingga kata ‘oleh Indonesia, dari Indonesia, dan untuk Indonesia’ tidak hanya menjadi sebuah semboyan belaka. 
Allahu a'lam.

Transaksi Kupon Barang Elektronik

Jadi tertarik untuk menuliskan pengalaman yang satu ini karena beberapa waktu yang lalu terjadi lagi meski di lain tempat. Aku tidak tau nama sistemnya tapi biar aku jelaskan alurnya dari awal. Ceritanya pada zaman dahulu ketika baru ada masa pra kuliah alias matrikulasi aku diajak teman untuk nge-mall. Setelah berkeliling keliling muter muyer naik turun seisi mall aku ditarik oleh seorang pemuda dengan memberikan bingkisan. Pemuda itu berkata “ini mbak saya kasih bingkisan gratis, tapi saya mau minta data mbaknya untuk laporan, jadi mbak ikut saya ke stand kami” dengan polosnya kami mengikuti pemuda itu. Kami berkenalan ditanya banyak hal kemudian dia mengenalkan perusahaannya. Dia bilang bahwa itu adalah toko elektronik yang baru buka dan menawarkan diskon mulai 60% hingga 90% plus gratis alat elektronik tertentu lainnya.
Sebelumnya pemuda itu menunjukkan pada kami daftar harga-harga barangnya dan mencontohkan harga sebuah kulkas jika tidak salah waktu itu sekitar 9juta dengan diskon 90%. Itu berarti kami hanya akan membayarnya dengan harga 900.000 saja pun dengan barang elektronik pilihan gratis. Daftar yang ditunjukkan pada barang yang bisa diberikan secara gratis diantaranya adalah seterika, bleder, mixer, kipas angin, dll. Sedangkan barang yang kita dapat namun masih bayar dengan diskon tertentu diantaranya kulkas, tv, kompor listrik, dvd, laptop, alat olahraga, dll. Kertas yang dipegang oleh pemuda itu terdapat gambar-gambar barang yang ditawarkan dan ada penjelasan diatas gambar barang ada nomor-nomor seri yang katanya sudah ada diantara amplop-amplop akan kami ambil salah satunya nanti, dibawah gambar-gambar ada harga asli barang yang nantinya itu adalah harga yang tidak berlaku karena kami akan mendapat potongan harga. Singkat cerita kami ditawarkan untuk menukarkan bingkisan tadi dengan kupon yang diacak yang isinya adalah kami berhak mendapat dua alat elektronik yang mana satu dari dua tersebut adalah gratis dan satunya tidak gratis tapi membayar dengan diberikan potongan harga sebesar 60-90% tergantung produk dan keterangan dari kupon yang akan didapat nanti.
Pemuda itu juga menjelaskan beberapa syarat diantaranya jika mendapat hadian atau beruntung, barang tidak bisa diuangkan, tidak bisa dibatalkan, dan tidak bisa ditukar dengan barang yang lain. Peraturannya adalah kami mengambil sebuah undian yang dibungkus amplop-amplop ukuran sedang satu kali untuk mendapatkan hadiah yang gratis kemudian jika kami mengambil hadiah tersebut mewajibkan kami untuk mengambil kupon kedua dengan membayar sekian persen saja. Kupon pertama teman-teman memintaku untuk mengambilnya. Muncul beberapa digit nomor kemudian mencocokkan dengan nomor yang ada di lembaran yang dipegang pemuda tersebut, rupanya kami (merasa) sedang beruntung mendapatkan sebuah seterika gratis. Pemuda tersebut menanyakan apakah kami akan mengambilnya atau tidak, maka kami sepakat mengambilnya karena kami pikir kami akan membutuhkannya di asrama nanti. Kupon kedua dua temanku memintaku yang memilihnya lagi dengan harapan tanganku benar-benar sedang beruntung. Kemudian kupon kedua berisi nomor seri yang cocok dengan kompor listrik. Kami masih bahagia. Kami sedikit berdiskusi “Kita kan gak butuh kompor listrik, barangkali kita bisa menjualnya dan hasilnya kita bagi-bagi nanti, sedangkan seterika kita bisa pakai di asrama gantian.” Deal!!! Kami menyetujuinya.
Dalam kupon tertera 35% yang kami harus bayar dari kompor dengan harga awal 4.000.000 (potongan 65%) sehingga kami hanya membayar dengan 35% yakni sekitar 1.400.000 plus seterika gratis. Masih merasa bahagia!. “Betewe aku gak punya duit loh” celetukku “Aku jugaa” teman satu. Kemudian satu teman lagi berkata “Aku ada sih, gak papa kalo aku yang bayar dulu tapi nanti kalian tetep iuran ya..” “OKE” Lagi-lagi kesepakatan dibuat diluar stand. Kami masuk lagi untuk menyetujui semuanya dan membayarnya.
Di perjalanan pulang kami (masih) merasa bahagia dan berbincang-bincang rencana penjualan kompor listrik yang kami dapat hari itu. Jual manual apa jual online? Mau ngambil keuntungan berapa juta? Hari itu memang sedang lelah sehingga perbincangan kami harus diteruskan keesokan harinya. “kalo kita jual 3juta aja kita udah lumayan banyak untungnya loh, daripada jual 4juta yang seharga toko asalnya” kata salah seorang temanku. Aku sibuk browsing harga-harga yang dijual di toko online untuk kategori kompor listrik, barangkali bisa dijadikan pertimbangan harga. “Mampus!!! Kompor listrik harganya Cuma sekitar 100.000 sampe 500.000 gengs!!” kataku lemes. “Jadi kita udah ketipu nih ceritanya?”

Yap!! Benar sekali, aku semakin yakin setelah kejadian yang hampir terjadi lagi itu. Aku belum pernah mendengar istilah dalam jual-beli yang semacam itu, yang biasa terdengar direct selling, MLM, dan jual-beli biasa. Tapi yang itu? Hahahaha jangan pernah percaya dengan orang yang menawarkan bingkisan kecil bersampul cantik di manapunn terutama mall ya!! Mungkin seharusnya saya melapor kepada pimpinan pihak mall bahwa ada transaksi semacam itu di salah satu stand-nya, tapi siapalah aku? Dikenal juga kagak, gak punya ahli hukum dll. So, tidur aja sambil mengutuk kesalahan sendiri, sambil berpikir banyak tentang kemungkinan-kemungkinan isi amplop yang lain adalah tulisannya sama, sambil berpikir kemungkinan elektronik yang dipajang hanyalah hiasan belaka, sambil berpikir bagaimana hukum dalam transaksi seperti ini, sambil berpikir sepertinya menarik untuk diteliti dalam skripsi. Sekian.

Sabtu, 20 Agustus 2016

SHOLAT KAFARAT

Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan pesan panjang melalui whatsapp dari salah seorang murid Habib Luthfi mengenai shalat kafarah, InsyaAllah ini adalah ilmu yang perlu saya amalkan dan saya bagikan.
Semoga bermanfaat!
----------------------------------------------------
Bersabda Rasulullah SAW: "Barangsiapa selama hidupnya pernah meninggalkan sholat tetapi tak dapat menghitung jumlahnya, maka sholatlah qobliyah Ashar di hari Jum’at terakhir Ramadhan (riwayat lain setiap akhir bulan) sebanyak 4 rakaat dengan 1x tasyahud (tasyahud akhir saja), tiap rakaat membaca 1 kali Fatihah kemudian surat Al-Qadar 15 X dan surat Al-Kautsar 15 X .
Inilah Niat sholatnya :
أُصَلِّيِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ كَفَارَةً لِمَا فَاتَنِيْ مِنَ الصَّلاَةِ ِللهِ تَعَالَى
Usholli arba'a raka'atin kafaratan limaa faatanii minash-shalati lillaahi ta'alaa

Setelah selesai Sholat membaca Istigfar 10 x :
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعِظِيْمِ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَ أتُبُوْا إِلَيْكَ
Kemudian baca sholawat 100 x :
اللَّهُمَّ صَلِّّ عَلَى سَيِّدِنَا محمّد
Keuadian menbaca basmalah, hamdalah dan syahadat
Kemudian membaca Doa kafaroh 3 x:

اَللَّهُمَّ يَا مَنْ لاَ تَنْفَعُكَ طَاعَتِيْ وَلاَ تَضُرُّكَ مَعْصِيَتِيْ تَقَبَّلْ مِنِّيْ مَا لاَ تَنْفَعُكَ وَاغْفِرْ لِيْ مَا وَلاَ تَضُرُّكَ يَا مَنْ إِذَا وَعَدَ وَفَا وَ إِذَا تَوَعِدُ تَجَاوَزَ وَعَفَا اِغْفِرْ لِيْ لِعَبْدٍ ظَلَمَ نَفْسَهُ وَأَسْأَلُكَ اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ بَطْرِ اْلغِنَى وَجَهْدِ اْلفَقْرِ إِلَهِيْ خَلَقْتَنِيْ وَلَمْ أَكُنْ شَيْئًاً وَرَزَقْتَنِيْ وَلَمْ اَكُنْ شَيْئاً وَارْتَكَبْتُ اْلمَعَاصِيْ فَإِنِّيْ مُقِرٌّ لَكَ بِذُنُوبِيْ فَإِنْ عَفََوْتَ عَنِّيْ فَلاَ يَنْقُصُ مِنْ مُلْكِكَ شَيْئاً وَإِنْ عَذَبْتَنِيْ فَلاَ يَزِدُ فِيْ سُلْطَاِنكَ شيئاً اَللَّهُمَّ إِنَّكَ تَجِدُ مَنْ تُعَذِّبُهُ غَيْرِي لَكِنِّيْ لاَ أَجِدُ مَنْ يَرْحَمْنِيْ سِوَاكَ فَاغْفِرْ لِيْ مَا بَيْنِيْ وَبَيْنَكَ وَمَا بَيْنَ خَلْقِكَ اِرْحَمْنِيْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَيَا رَجَاءَ السّائِلِيْنَ وَيَا أَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ إِرْحَمْنِيْ بِِرَحْمَتِكَ الْوَاسِعَةَ أَنْتَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَاَلمِيْنَ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ ِللْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ وَتَابِعِ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ ربّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَ أَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْنَ وصل الله على سيّدنا محمّد وعلى ألِهِ وصحبه وسلّم تسليمًا كثيرًا والحمد لله ربّ العالمين. أمين

Fadilahnya :
Sayidina Abu Bakar ra. berkata " Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sholat tersebut sebagai kafaroh (pengganti) sholat 400 tahun dan menurut Sayidina Ali ra. sholat tersebut sebagai kafaroh 1000 tahun. Maka bertanyalah sahabat : umur manusia itu hanya 60 tahun atau 100 tahun, lalu untuk siapa kelebihannya ?". Rasulullah SAW menjawab, " untuk kedua orang tuanya, untuk istrinya, untuk anaknya dan untuk sanak familinya serta orang-orang yang didekatnya/ lingkungannya.

Catatan:
Diambil dari kitab "Majmu'atul Mubarakah", susunan Syekh Muhammad Shodiq Al-Qahhawi. Yang diijazahkan oleh Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, Pekalongan. waktu pelaksanaan shalat ini dapat dilakukan antara waktu setelah Dhuha hingga sebelum Ashar, pada hari Jum'at terakhir di bulan suci Ramadhan.
Dalam riwayat Syaidatina Fatimah Az-zahrah Ra. tiap dua rakaat masing - masing satu tasyahud dan salam dan membaca doa ini :

اللهم ياسابق الفوت وياسامع الصوت ويا محيي العظام بعد الموت اللهم صلي على محمد وال محمد واجعل لي من أمري فرجا ومخرجا مما انا فيه انك تقدر وأنا لاأقدر وانت تعلم وانا لاأعلم وأنت عليم الغيوب يا واهب العطايا وياغافر الخطايا ياسبوح ياقدوس يارب الملائكة والروح رب أغفر وارحم وتجاوز عما تعلم انك انت الاعز والاجل الاكرم وانت العلي الاعظم ياساتر العيوب ياذا الجلال والاكرام برحمتك ياارحم الراحمين —

Selasa, 16 Agustus 2016

Khabita "Lupakan Aku"

Khabita "Lupakan Aku" OST Film Indonesia "EKSKUL"

Ingin kunyatakan rasa cintaku padamu
Namun ku tak sanggup
Karena kau bukan untukku
Hanya rasa sakit dihatiku ketika ku melihatmu

Sirna sudah seluruh cintaku
Kau goreskan luka dihatiku
Kau hancurkan semua anganku untuk lupa memilikimu

Janganlah kau panggil aku lagi
Tuk ada disisimu
Janganlah kau kenang aku lagi
Karena ku telah pergi

Reff
Hapus aku dihatimu
Jagalah selalu dirimu
Seperti kau menjagaku
Disaat kita bersatu
Seperti dulu

Dan mungkin ini yang terbaik
Untukku dan untuk dirimu
Hapus aku dihatimu
Jagalah selalu dirimu
Seperti kau menjagaku
Disaat kita bersatu
Seperti dulu

Back to reff

Selasa, 02 Agustus 2016

Kutipan Film

Berkalikali sudah aku dapati
Bahwa rasa begitu menikamku
Memendam ini sangat menyakitkan untukku
Melihatmu aku mampu tersenyum
Disaat yang bersamaan aku mampu untuk terbaring diam hening
Luka ini terlalu dalam hingga pasirpun tak dapat berkata apapun
Hingga tangan tak mampu bergerak
Lupa aku apa itu artinya cinta
_Ketika Tuhan Jatuh Cinta_

Kutipan film

Being different is never a bad thing, it only means you are brave enough to be yourself
_divergent, 2014

Senin, 01 Agustus 2016

Kesaksian Sang Kamboja

Ada yang memandang kematian adalah hal yang indah dan menyenangkan
ia menginginkannya seketika,
karena ia menganggap hidupnya telah kacau dan tak berwarna 
Ada juga yang bilang mengerikan
 karena mati tak bisa berbuat sesuka hati dan semenyenangkan 
seperti suasana hatinya saat itu juga
tapi
Entah kamu siap atau tidak, kau akan mengalaminya, kan?
kau tidak perlu ingin mengulur waktu hidupmu
ataupun
mempercepat kedatangan'nya'
kau hanya perlu
siap siaga setiap waktu
dan menikmati setiap jengkal waktumu

PATAH

Tidak ada yang lebih menyakitkan, daripada pernah membuat patah suatu hati. Adalah kesalahan terbesar dalam hidup menyakiti orang yang begitu setia. "Maaf dan memaafkan hanya mengobati suasana, seperti hanya mau tak ada masalah, namun hakikatnya hatilah yang merasakannya" katamu. dan andai ada kata yang lebih membuat sakitmu sembuh, akan aku lakukan itu. Nyataya itu tak kan ada, selamanya.

Selasa, 29 Maret 2016

When being strong, try not to be indifferent. Other wish you make your loved ones worry because they don't know how to help you.

_Frozen, 2013_