Novel hujan novel yang menceritakan tentang persahabatan, tentang cinta, tentang perpisahan, tentang melupakan dan tentang hujan. Ada beberapa catatan yang saya sukai dari novel ini, meskipun sebenarnya banyak sekali pelajaran yang bisa diambil darinya. Berikut quotes yang saya suka:
"Kita bisa mengenang banyak hal saat hujan turun, karena kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya." _hujan_
"Ciri-ciri orang yang sedang jatuh cinta adalah merasa bahagia dan sakit pada waktu bersamaan. Merasa yakin dan ragu dalam satu hela napas. Merasa senang sekaligus cemas menunggu esok." _cinta_
"Tidak ada kabar adalah kabar, yaitu kabar tidak ada kabar. Tidak ada kepastian juga kepastian, yaitu kepastian tidak ada kepastian. Hidup ini juga tentang menunggu. Menunggu kita untuk menyadari: kapan kita akan berhenti menunggu." _penantian_
"Bagian terbaik dari jatuh cinta adalah perasaan itu sendiri. Kamu pernah merasakan rasa sukanya, sesuatu yang sulit dilukiskan kuas sang pelukis, sulit disulam menjadi puisi oleh sang pujangga, tidak bisa dijelaskan oleh mesin paling canggih sekalipun. Bagian terbaik daru jatuh cinta bukan tentang memiliki. Jadi kenapa sakit hati setelahnya? Kecewa? Marah? Benci? Cemburu? Jangan-jangan karena kamu tidak pernah paham betapa indahnya jatuh cinta." _jatuh cinta_
"Banyak orang yang meminta agar kenangannya dihapuskan. Tetapi sesungguhnya, bukan melupakan yang menjadi masalahnya. Tetapi menerima. Barangsiapa yang bisa menerima, maka ia akan bisa melupakan. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan." _melupakan_
"Bukan seberapa lama umat manusia bisa bertahan hidup sebagai ukuran kebahagiaan, tapi seberapa besar kemampuan mereka memeluk erat-erat semua hal menyakitkan yang mereka alami."
Sekian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar